Cerita Surabaya – Anang Ma’ruf adalah salah satu Legenda Hidup Sepakbola Indonesia dan Persebaya. Namanya dikenal setelah masuk dalam proyek
pengembangan tim nasional di Italia dengan nama Tim Primavera bersama Kurniawan
Dwi Yulianto dan Yeyen Tumena. Karirnya di sepakbola sebagian besar dihabiskan
di Persebaya dengan membawa Bajul Ijo menjadi juara Liga Indonesia di tahun
1996 dan 2004. Selain kesebelasan kebanggan Arek-Arek Surabaya, Persija juga
pernah merasakan kepiawaiannya sampai menjadi juara Liga Indonesia di tahun
2001 yang notabene itu adalah gelar Liga terakhir sampai saat ini untuk kesebelasan
The Jack Mania. Prestasinya di Timnas tak kalah jago, Piala SEA GAMES 1997 dan SEA GAMES 1999.
Semasa aktif Anang Ma’ruf dikenal sebagai pemain yang berposisi di bek
kanan. Kemampuannya untuk menjaga pertahanan dan naik membantu penyerangan melengkapi
keindahan umpan-umpan panjang yang akurat menjadikan Anang sebagai pemain
lengkap dan sangat disegani di atas lapangan. Selain itu berita tentang
cideranya jarang terdengar karena Anang memang kerap menghindari adanya
benturan saat bermain. Namun pada saat berhadapan dengan Persitara Jakarta Utara dia
mengalami cedera yang serius saat bertabrakan dengan Sutikno juniornya dulu di
Persebaya. Hal itu menyebabkan cidera parah yaitu dislokasi bahu dan sedikit
banyak mengurangi kemampuan bermainnya selain memang dari faktor usia. Terakhir
sebagai pemain dia bergabung bersama Gresik United.
Seiring dengan adanya konflik di tubuh PSSI yang berakibat terhentinya
kompetisi membuat banyak orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari
sepakbola kehilangan pekerjaan mulai dari pelatih, pemain bahkan sampai tukang
pijat, ini juga yang mempengaruhi Arek Suroboyo ini mengambil keputusan untuk
melatih salah satu SSB di Surabaya untuk pembinaan sepakbola di usia muda
karena saat kompetisi dihentikan hanya itu yang bisa terus dilakukan.
Semakin mendesaknya kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, belakangan
Anang MA’ruf mengambil keputusan yang realistis dengan bergabung menjadi
Pengemudi Go-Jek salah satu jasa transportasi Ojek modern dengan menggunakan
kecanggihan teknologi yang ada saat ini. Ini dilakukan tidak lain tidak bukan
untuk mendapatkan uang tambahan guna terus bisa menyambung hidup, selain itu
alasan Anang pekerjaan di Go-Jek ini bukan pekerjaan yang mengikat waktunya
karena bisa kapan saja dan dimana saja beroperasinya. Keputusan ini belakangan
ramai diberitakan oleh media cetak maupun media elektronik di tanah air.
Bagi sebagian orang keputusan Anang Ma’ruf adalah keputusan realistis yang
bisa diambil saat ini walaupun pernah bergelimang penghargaan dan pujian di
kancah sepak bola dalam negeri dan luar negeri namun dengan keadaan sekarang
selama pekerjaan itu Halal maka sah-sah saja dilakukan.
Maju terus Anang Ma’ruf, bagi kami apapun pekerjaanmu saat ini dirimu tetap
Legenda Sepak Bola Indonesia dan Persebaya yang akan selalu dikenang
kehebatannya. Kalau ada kesempatan untuk berkarya lagi di lapangan hijau kami tunggu
aksimu untuk menjaga Sepak Bola Indonesia tetap hidup dan terus maju.




0 Response to "Pilihan Realistis Anang Ma’ruf, Legenda Sepakbola Indonesia"
Posting Komentar